Tentang Kami

Daerah Istimewa Riau adalah sebuah gagasan perjuangan kebudayaan dan marwah daerah yang berangkat dari kesadaran akan besarnya peran Riau dalam sejarah bangsa dan peradaban Melayu Nusantara. Bersama Lembaga Adat Melayu Riau, masyarakat Riau berupaya memperjuangkan pengakuan terhadap kekhususan daerah yang memiliki akar adat, sejarah kerajaan Melayu, bahasa, serta nilai-nilai budaya yang telah menjadi bagian penting dari identitas Indonesia. Perjuangan ini bukan semata tentang status administratif, melainkan tentang menjaga warisan peradaban Melayu agar tetap hidup, dihormati, dan menjadi landasan pembangunan Riau yang berkeadaban, bermartabat, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam perjuangan mewujudkan Daerah Istimewa Riau, Lembaga Adat Melayu Riau hadir sebagai rumah besar masyarakat Melayu yang mempersatukan tokoh adat, ulama, cendekiawan, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat Riau. Melalui kepemimpinan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Datuk Seri H. R. Marjohan Yusuf dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, LAMR secara aktif menginisiasi berbagai pertemuan, sembang kebudayaan, deklarasi, hingga pembentukan Badan Pekerja Perwujudan Daerah Istimewa Riau (BPP DIR) sebagai langkah konkret memperjuangkan pengakuan kekhususan Riau. BPP DIR dipimpin langsung oleh Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil bersama Datuk Afrizal Alang sebagai sekretaris dan Datuk Muhammad Fadhli sebagai bendahara, dengan dukungan tokoh adat, ulama, akademisi, dan pemuka masyarakat Riau lainnya. Perjuangan ini dilandasi semangat menjaga marwah Melayu, menghormati sejarah Kesultanan Melayu di Riau, serta memperjuangkan masa depan daerah yang berkeadaban, bermartabat, dan berakar pada nilai adat serta budaya Melayu.